Kemenag Muna Gelar Rapat Percepatan Penyelesaian Dokumen Haji

Raha ( Humas Kemenag Muna )—- Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna hari ini Kamis (28/2) menggelar rapat dalam rangka percepatan penyelesaian dokumen haji, musim Haji tahun 1440 H/ 2019, di Aula Kantor Kemenag Kab. Muna.

Rapat dipimpin oleh Kepala Kemenag Muna Muhammad Basri didampingi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah H. Muhammad Yusuf Panay.

Di awal rapat H.Muhamnad Yusuf Panay mengatakan bahwa jumlah jama’ah calon haji Kab. Muna porsi masuk tahun 2019 untuk sementara berjumlah 44 orang, dan dari 44 orang jama’ah calon haji ada 29 orang belum memiliki paspor haji.

“Oleh sebab itu agenda rapat hari ini adalah pembahasan teknis tentang pelaksanaan mobile foto paspor haji yang akan dilaksanakan dikantor Kemenag Kab. Muna, dimana foto paspor yang biasanya masih dilakukan dikantor Imigrasi Bau-Bau, tetapi mulai tahun lalu, dan juga tahun ini sudah dilakukan mobile foto dikantor Kemenag Kab. Muna, akan tetapi dengan menghadirkan pihak Imigrasi di Kab. Muna, maka kita mesti berbagi tanggung jawab untuk menanggulangi segala konsekuensinya ” ujarnya.

Muhammad Basri dalam arahannya mengatakan bahwa salah satu yang mendongkrak kinerja Kementerian Agama Republik Indonesia adalah Penyelenggaraan Ibadah Haji, walaupun begitu banyak problematika yang ada di dalamnya, karena mengurus jama’ah ini sebenarnya yang terberat, karena mengurus orang banyak dengan berbagai tipe dan karakter.

“Bapak dan ibu, bahwa memang masalah jama’ah ini heterogen sekali, karena dari segi umur, mulai dari anak- anak sampai lanjut usia, dari segi pendidikan, mulai dari yang tidak berpendidikan sampai dengan profesor, dari segi kesehatan, mulai dari yang berpenyakit sampai dengan yang sehat, dari segi status sosial, dari segi jabatan, mulai dari pejabat sampai yang bukan pejabat, semuanya harus diurus, jadi sangat heterogen,” tuturnya.

“Oleh karena itu saya sampaikan kepada kita semua jama’ah calon haji agar kita tidak terlalu tergantung dengan pembimbing/petugas, kita juga berusaha bagaimana caranya agar kita bisa mandiri,” sambungnya.

Selanjutnya Muhammad Basri mengatakan bahwa seperti tahun lalu,untuk pengurusan paspor ini Alhamdulillah pihak Imigrasi sudah membantu kita, tetapi mungkin kita harus maklumi, karena mereka mendatangi kita, oleh karenanya kita harus berbagi kemudahan untuk kelancaran pengurusan dokumen kita.

“Sekarang ini sudah ada surat Dirjen PHU, yang ditindak lanjuti oleh Bidang PHU Kanwil, bahwa pengurusan Paspor itu adalah termasuk tanggungan kita sendiri diluar biaya haji, termasuk nanti perekam biometrik, nanti kita akan lakukan juga, sudah ditentukan titik- titiknya kemarin yaitu Kab. Muna dan Muna Barat dilaksanakan di Kab. Muna” imbuhnya.

Terakhir saya do’akan mudah- mudahan jama’ah calon haji selalu sehat- sehat semua, jaga kesehatan, karena berhaji itu adalah rangkaian ibadah, disamping Ibadah rohani, juga Ibadah Jasmani, mudah- mudahan baik- baik semuanya.

Kegiatan ini diikuti jama’ah calon haji Kab. Muna musim haji 1440 H / 2019. ( lyd )

576total visits,2visits today