Kepala Kemenag Muna Ajak Umat Maknai Idul Qurban

 

Kepala Kantor Kemenag Kab. Muna (Drs. Muh. Basri, M.Pd) saat menyampaikan khutbah idul adha di Masjid Agung Raha

Raha, (Humas Kemenag Muna)— Hari ini, Rabu (22/8) diseantero dunia umat Islam melaksanakan Shalat Hari Raya Idul Adha 1439 H/2018 M. Tak ketinggalan pula umat Islam se Kab. Muna yang hari ini juga melaksanakan Shalat Hari Raya di beberapa titik masjid se Kota Raha dan sekitarnya.

Salah satu kategori masjid yang banyak jama’ahnya di Kabupaten Muna adalah Masjid Agung Al Munawwarah Raha. Kepala Kementerian Agama ( Kemenag ) Kab. Muna Drs. Muhammad Basri, M.Pd diamanati membawakan Khutbah Idul Adha 1439 H/ 2018 M pada Masjid Agung Al Munawwarah Raha. Muhammad Basri dalam Khutbahnya menjelaskan jika Pendek kata I’tibar yang dapat diambil dari Idul Adha, Qurban dan Haji adalah menyangkut enam hal.

“Pertama, segala perintah dan ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh Allah SWT, harus dilaksanakan tanpa reserve harus disambut dengan tekad sami’naa wa atha’naa sebagai mana dicontohkan oleh nabi Ibrahim dan keluarganya,” paparnya.

Kedua, lanjutnya, untuk kokohnya Iman dan Ketaqwaan dibutuhkan Istiqamah dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Ketiga, jenis sembelihan diganti dengan bahima (binatang ternak) merupakan gambaran bahwa nafsu hewaniyah dan syaithaniyah harus dihilangkan pada diri seorang muslim agar tidak menenggelamkan peran tabi’at insaniyah dan ilahiyah.

“Kemudian keempat, Bahima jika dilihat dari unsur gizi yang dikandungnya, menunjukkan bahwa makanan yang baik bagi seorang Muslim disamping halal juga harus mengandung unsur protein dan kalori,” imbuhnya.

Kelima, sebagian dari daging Qurban dibagikan kepada orang lain mengandung pelajaran perlunya penegakan demokrasi ekonomi yang berbasis kerakyatan, sehingga tidak hanya berpusat pada kelompok-kelompok menengah keatas saja tetapi menyebar keseluruh lapisan masyarakat terutama pada golongan yang papa dan sangat membutuhkannya.

“Keenam, umat Islam memang umat yang berbhineka tetapi bisa disatukan dengan pemahaman dan penghayatan terhadap nilai-nilai syari’at yang benar,” pungkasnya.

Adapun Jumlah Hewan Qurban yang sempat didaftarkan pada panitia 65 ekor terdiri dari 51 ekor sapi dan 14 ekor kambing.(lyd)

194total visits,1visits today